Pelatihan sabtu pagi

Hari ini tanggal 1 oktober ada Pelatihan Cyber dan aku disuruh ngeposting sesuatu

Posted in Cyber | Leave a comment

Kondisi Pertanian Indonesia

Indonesia adalah negara agraris dimana sebagian besar mata pencaharian penduduknya adalah sebagai petani. Oleh sebab itu, seharusnya sektor pertanian mempunyai peranan strategis dalam pembangunan perekonomian nasional. Namun pada kenyataannya sektor pertanian justru tidak mendapatkan perhatian serius dari pemerintah dalam pembangunan perekonomian bangsa. Pembangunan pertanian Indonesia hingga saat ini masih belum maksimal dilihat dari tingkat kesejahteraan petani dan kontribusi hasil pertanian dalam pemasukan devisa negara.
Padahal, sektor pertanian merupakaian sektor yang sangat banyak menampung tenaga kerja dan sebagian besar penduduk Indonesia bergantung padanya. Lantas bagaimanakah nasib kesejahteraan mereka jika sektor pertanian belum dianggap penting?. Padahal Indonesia adalah negeri yang kaya akan sumber daya alam yang sebenarnya jika sumber daya itu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya tentu akan meningkatkan kesejahteraan para petani di Indonesia.
Beberapa kendala yang dialami para petani adalah sebagai berikut :
1. Modal yang terbatas.
Modal yang terbatas merupakan kendala utama bagi para petani. Tanpa adanya modal yang cukup, para petani tidak bisa memanfaatkan potensinya secara maksimal. Semua hal yang dibutuhkannya terhalang oleh keterbatasan finansial yang akan berakibat pada hasil pertanian mereka. Bibit yang dibeli dengan harga murah tentu tidak akan menghasilkan padi sebagus hasil dari bibit yang mahal. Untuk itu, pemerintah ataupun lembaga keuangan bank dan non bank perlu turun tangan untuk permasalahan ini. Jika lembaga keuangan bank ataupun non bank lebih memerhatikan masalah ini, tentu kesejahteraan petani lebih terjamin.

2. Penggunaan teknologi yang sederhana.
Pada umumnya petani di Indonesia masih menggunakan cara tradisional dalam bertani. Hal ini sangatlah tidak efisien, karena secara tidak langsung hal ini berarti para petani menggantungkan nasib mereka pada kondisi fisik mereka. Jika mereka sedang sakit dan tidak dapat bekerja tentulah mereka tidak akan mendapatkan uang dan tidak dapat memenuhi kebutuhan mereka. Padahal saat ini sudah ada teknologi modern yang dapat membantu petani untuk tidak menggantungkan pekerjaan mereka pada kondisi fisik semata. Akan tetapi kurangnya informasi mengenai hal ini menyebabkan para petani masih menggunakan cara bertani tradisional. Untuk itu perlu diberikan penyuluhan dari tenaga ahli di bidang pertanian modern kepada petani tradisional agar mereka beralih menggunakan cara modern, sehingga meningkatkan efisiensi.

3. Sangat dipengaruhi oleh musim, kondisi tanah,dan lahan yang terbatas.
Sejak jaman dahulu, petani tradisional sangat menggantungkan hasil pertanian mereka terhadap musim. Jika musim hujan tentu mereka merasa akan mengalami keuntungan, tetapi jika musim kering datang meraka pasrah akan mengalami kerugian. Padahal, teknologi saat ini sudah memungkinkan para petani mengalami keuntungan dalam musim apapun. Untuk itu perlu diadakan sosialisasi kepada para petani.

4. Lemahnya mentalitas para pemuda lulusan bidang pertanian.
Pemuda lulusan pertanian seharusnya menjadi penerus para petani terdahulu dalam bertani. Namun saat ini lulusan bidang pertanian pada umumnya tidak berkecimpung dalam bidang pertanian. Mereka lebih memilih terjun di bidang lain karena gengsi menjadi petani dan menganggap sektor pertanian bukanlah hal yang menguntungkan.
Padahal mereka adalah aset bagi sektor peertanian karena mereka dididik menjadi petani modern yang diharapkan memperbaiki cara bertani petani tradisional. Untuk itu perlu diadakan bimbingan lanjutan bagi mereka melalui penumbuhan wirausahawan dalam bidang pertanian serta pelatihan penumbuhan rasa cinta terhadap pertanian.

5. Kurangnya perhatian dan dukungan pemerintah
Tugas utama pemerintah adalah memikirkan kesejahteraan rakyatnya. Untuk itu pemerintah sudah seharusnya memikirkan kesejahteraan para petani, dan mendukung produk-produk unggulan yang dihasilkan petani. Salah satu upaya yang dapat dilakukan pemerintah adalah mempromosikan produk pertanian unggulan di daerahnya.
Jika permasalahan tersebut dapat ditangani lebih baik dan lebih serius oleh pemerintah tentu kondisi pertanian di Indonesia ini akan membaik. Peranan berbagai pihak seperti pemerintah, lembaga keuangan, lembaga penyuluhan, serta tenaga ahli di bidang pertanian juga sangat penting untuk mendukung petani dalam menghasilkan produk pertanian unggulannya. Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran dari berbagai pihak untuk memajukan kondisi pertanian di Indonesia agar kehidupan bangsa Indonesia lebih baik.

Oleh : Annisa Nurrahmi Syabrina Putri
NIM : G34110040
Laskar 3

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hello world!

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!

Posted in Uncategorized | 1 Comment